Oleh : Witono,S.Pd.
Nganjuk adalah sebuah
Disebut sebagai kota angin,karena pada bulan-bulan sekitar Juli sampai September tiap tahun,jika Anda berada di kota ini akan merasakan kencangnya tiupan angin yang berlangsung hampir tiap hari,ada kalanya angin berhenti bertiup satu dua hari.Inilah ciri khas dari kota ini.
Sebagai suatu pusat pemerintahan kabupaten Nganjuk,tentulah disini dijumpai gedung-gedung kantor pemerintah,ada juga alun-alun,masjid Jami’,stasiun kereta api,terminal bis,sarana olahraga,pertokoan dan tempat wisata.Jalan utama kota ini adalah Jalan A.Yani,jalan yang membentang dari arah utara sampai selatan dipenuhi dengan toko-toko,gedung bank,warung,mini market,rumah penduduk dan pasar.Pusat pertokoan dulu terkonsentrasi di jalan ini,sekarang menyebar di jalan Dr.Sutomo,jalan.Diponegoro jalan Yos Sudarso,jalan Veteran dan jalan A.R Shaleh.
Tempat wisata berada tidak jauh dari alun-alun Nganjuk,yaitu Taman Anjuk Ladang di sisi Stadiun olahraga Ploso.Di taman ini ,Anda bisa melihat beberapa jenis hewan,berenang di kolam renang yang tersedia,naik kuda dan kereta kelinci,putra-putri yang Anda ajak juga dapat bermain dengan menggunakan fasilitas permainan yang menarik.Bila Anda ingin sekadar beristirahat melepas lelah,Anda bisa datang di alun-alun Nganjuk yang berada tepat di depan kantor Pemkab Nganjuk dan juga datang ke Gedung Juang 45 di jaln Dr.Sutomo serta di Gedung Wanita Nganjuk juga di sekitar stadion Ploso.
Bagaimana dengan kuliner khas kota Nganjuk,yang pasti Nasi Pecel dan becek sejenis gulai kambing.Pada malam hari di sepanjang jalan A.Yani,Anda akan banyak menjumpai penjual nasi pecel,silahkan Anda berhenti sejenak dan duduk menikmati khasnya nasi pecel Nganjuk,terutama sambalnya pasti lain dengan nasi pecel dari daerah lainnya.Becek,makanan khas yang lainnya berada di jalan Dr.Sutomo dekat perempatan.
Ayo kunjungi
2009 P+ C
